Emas mengincar puncak bulanan karena geopolitik dan kekhawatiran perdagangan mendukung permintaan aset aman.
Emas (XAU/USD) kesulitan mendapatkan penerimaan atau membangun momentum di atas angka $5.200 menjelang sesi Eropa pada hari Rabu, meskipun tetap dekat dengan level tertinggi bulanan yang dicapai sehari sebelumnya. Risiko geopolitik tetap berperan di tengah peningkatan kekuatan Amerika di Timur Tengah menjelang putaran ketiga pembicaraan nuklir AS-Iran pada hari Kamis. Hal ini menjadi faktor kunci yang menghidupkan kembali permintaan logam mulia sebagai aset aman. Selain itu, munculnya aksi jual Dolar AS (USD) memberikan dorongan tambahan pada komoditas ini dan berkontribusi pada pergerakan naik intraday.
Terlepas dari prospek hawkish Federal Reserve AS (Fed) dan data ekonomi positif pada hari Selasa, investor tetap waspada menyusul gejolak baru terkait kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump. Bahkan, risalah dari pertemuan FOMC Januari menunjukkan bahwa beberapa pejabat Fed menilai bahwa pelonggaran tambahan mungkin tidak diperlukan sampai ada indikasi bahwa kemajuan disinflasi kembali ke jalur yang benar. Lebih lanjut, komentar baru-baru ini dari sejumlah pembuat kebijakan berpengaruh menunjukkan bahwa bank sentral AS tidak terburu-buru untuk memangkas suku bunga dalam beberapa bulan mendatang di tengah inflasi yang masih tinggi.
Share this Post



