@ p e f . i n d o n e s i a
Berbagai Fasilitas Menarik
  • 12 Hour
  • 54 Minutes
  • 32 Sec

Free Trading Tools Berbasi AI!

gift box gift box circle circle not found not found gift box dots shape
not found
  • 24 Days
  • 10 Hour
  • 45 Minutes
  • 10 Sec
Daftar Sekarang
not found
Free Merchandise Wellcome Bonus

Tanpa syarat LOT

Klaim Sekarang
Trading Tools Tools AI Pertama di Indonesia

Biarkan AI Membantu Anda

Coba Gratis
Hadiah Menarik lainnya Tanpa

Diundi

Daftar Sekarang

Trading anti Delay hanya di PEF Indonesia

Contact Info

PT. Premier Equity Futures

(021) 50301028

cs@premierequityfutures.co.id

feature
author
Author Name
PEF Indonensia
Categories
Market Mover
Date
14/05/2025

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD bertahan di bawah $3.250 karena membaiknya sentimen risiko

Harga Emas (XAU/USD) diperdagangkan di wilayah negatif sekitar $3.245 selama sesi Asia awal pada hari Rabu. Meningkatnya minat terhadap risiko di pasar keuangan karena kesepakatan tarif antara Amerika Serikat (AS) dan China membebani logam kuning, aset safe haven. Para pedagang akan fokus pada pidato Fed pada hari Rabu nanti. 

AS dan China, dua ekonomi terbesar di dunia, sepakat untuk saling mengurangi tarif setelah dua hari berunding di Jenewa, Swiss. AS menurunkan tarif impor China menjadi 30% dari 145%, sementara China memangkas tarif impor AS menjadi 10% dari 125%. Perkembangan positif ini mendongkrak sentimen pasar dan melemahkan logam mulia. 

Selain itu, meredanya ketegangan antara India dan Pakistan juga membebani harga Emas. Gencatan senjata tetap berlaku di Jammu dan Kashmir dan di seluruh kota perbatasan semalam, menyusul pesan tegas Perdana Menteri India Narendra Modi kepada teroris dan Pakistan. Modi mengatakan pada hari Senin bahwa India tidak akan menoleransi "pemerasan nuklir." Ia menambahkan bahwa operasi terhadap Pakistan hanya dihentikan sementara, dan masa depan akan bergantung pada perilaku mereka.

"Emas dan perak menunjukkan aksi jual besar-besaran di awal minggu baru di tengah kesepakatan dagang antara AS dan China di Swiss. Indeks dolar dan imbal hasil obligasi AS melonjak setelah pengumuman kesepakatan dagang. Gencatan senjata Indo-Pakistan selama akhir pekan juga meredakan pembelian logam mulia sebagai aset safe haven," kata Manoj Kumar Jain dari Prithvifinmart Commodity Research.

Meskipun demikian, tanda-tanda eskalasi antara India dan Pakistan, bersama dengan ketidakpastian ekonomi yang dipicu oleh kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump, dapat meningkatkan arus safe haven, sehingga menguntungkan harga Emas.

Chat With AI
bg shape circle circle

Daftar sekarang dan Mulai Perjalanan trading Anda bersama PEF Indonesia!