@ p e f . i n d o n e s i a
Berbagai Fasilitas Menarik
  • 12 Hour
  • 54 Minutes
  • 32 Sec

Free Trading Tools Berbasi AI!

gift box gift box circle circle not found not found gift box dots shape
not found
  • 24 Days
  • 10 Hour
  • 45 Minutes
  • 10 Sec
Daftar Sekarang
not found
Free Merchandise Wellcome Bonus

Tanpa syarat LOT

Klaim Sekarang
Trading Tools Tools AI Pertama di Indonesia

Biarkan AI Membantu Anda

Coba Gratis
Hadiah Menarik lainnya Tanpa

Diundi

Daftar Sekarang

Trading anti Delay hanya di PEF Indonesia

Contact Info

PT. Premier Equity Futures

(021) 50301028

cs@premierequityfutures.co.id

feature
author
Author Name
PEF Indonensia
Categories
Market Mover
Date
04/08/2025

WTI anjlok di bawah $66,50 setelah OPEC+ setuju untuk meningkatkan produksi lagi

West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di kisaran $66,35 pada awal sesi perdagangan Asia hari Senin. Harga WTI sedikit melemah setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) menyetujui peningkatan produksi minyak, yang meningkatkan kekhawatiran akan kelebihan pasokan.

Bloomberg melaporkan pada hari Minggu bahwa OPEC+ mengumumkan rencana untuk meningkatkan produksi minyak sebesar 547 ribu barel per hari (bps) untuk bulan September karena meningkatnya kekhawatiran atas potensi gangguan pasokan yang terkait dengan Rusia. Kelompok ini mulai meningkatkan produksi pada bulan April dengan kenaikan moderat sebesar 138 ribu bph, diikuti oleh kenaikan yang lebih besar dari perkiraan sebesar 411 ribu bph pada bulan Mei, Juni, dan Juli, 548 ribu bph pada bulan Agustus, dan kini 547 ribu bph untuk bulan September.

Laporan ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan memicu kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi menyusul serangkaian kebijakan tarif Washington. Hal ini, pada gilirannya, berkontribusi pada penurunan harga WTI. Para pedagang kini juga mempertimbangkan potensi tindakan dari Presiden AS Donald Trump. 

Di sisi lain, ancaman sanksi sekunder terhadap minyak mentah Rusia dapat membantu membatasi kerugian WTI. Trump menegaskan kembali bahwa AS dapat mengenakan tarif tambahan kepada Rusia jika Moskow tidak mencapai kemajuan dalam mengakhiri perang di Ukraina dalam 10 hari. Ke depannya, para pedagang minyak menantikan rilis laporan stok minyak mentah mingguan American Petroleum Institute (API) pada hari Selasa untuk mendapatkan dorongan baru.

Chat With AI
bg shape circle circle

Daftar sekarang dan Mulai Perjalanan trading Anda bersama PEF Indonesia!