@ p e f . i n d o n e s i a
Berbagai Fasilitas Menarik
  • 12 Hour
  • 54 Minutes
  • 32 Sec

Free Trading Tools Berbasi AI!

gift box gift box circle circle not found not found gift box dots shape
not found
  • 24 Days
  • 10 Hour
  • 45 Minutes
  • 10 Sec
Daftar Sekarang
not found
Free Merchandise Wellcome Bonus

Tanpa syarat LOT

Klaim Sekarang
Trading Tools Tools AI Pertama di Indonesia

Biarkan AI Membantu Anda

Coba Gratis
Hadiah Menarik lainnya Tanpa

Diundi

Daftar Sekarang

Trading anti Delay hanya di PEF Indonesia

Contact Info

PT. Premier Equity Futures

(021) 50301028

cs@premierequityfutures.co.id

feature
author
Author Name
PEF Indonensia
Categories
Market Mover
Date
18/09/2025

WTI melemah mendekati $63,50 di tengah kekhawatiran permintaan AS

West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di kisaran $63,60 pada awal sesi perdagangan Asia hari Kamis. WTI sedikit melemah karena data yang menunjukkan peningkatan stok solar AS memicu kekhawatiran tentang permintaan. Namun, ketegangan geopolitik yang berkepanjangan mungkin akan membatasi penurunan harga emas hitam ini. 

Stok minyak mentah AS mencatat penurunan tajam pekan lalu, menunjukkan permintaan yang lebih kuat. Data yang dirilis oleh Badan Informasi Energi AS (EIA) pada hari Rabu menunjukkan bahwa stok minyak mentah di AS untuk pekan yang berakhir 12 September turun sebesar 9,285 juta barel, dibandingkan dengan kenaikan sebesar 3,939 juta barel pada pekan sebelumnya. Konsensus pasar memperkirakan stok akan turun sebesar 1,5 juta barel. 

Meskipun demikian, stok distilat meningkat sebesar 4,0 juta barel, meningkatkan kekhawatiran permintaan dan melemahkan harga WTI. "Sepertinya pasar merespons diesel, yang merupakan sisi lemah dari keseluruhan kompleks," kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group.

Risiko pasokan minyak Rusia akan diawasi ketat setelah serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Reuters melaporkan sebelumnya pada hari Selasa bahwa perusahaan monopoli pipa minyak Rusia, Transneft, yang menangani lebih dari 80% minyak negara itu, memperingatkan para produsen bahwa mereka mungkin harus memangkas produksi menyusul serangan pesawat nirawak Ukraina terhadap pelabuhan ekspor dan kilang-kilang penting. Risiko gangguan pasokan Rusia dapat mengangkat harga WTI dalam waktu dekat. 

Chat With AI
bg shape circle circle

Daftar sekarang dan Mulai Perjalanan trading Anda bersama PEF Indonesia!