WTI menarik beberapa pembeli di atas $63,50 karena optimisme seputar pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok
Harga minyak mentah acuan AS, West Texas Intermediate (WTI), diperdagangkan sekitar $63,80 selama jam perdagangan Asia pada hari Rabu. Harga WTI bergerak naik karena para pedagang mencerna hasil pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) AS bulan Mei dan laporan persediaan minyak mentah EIA akan menjadi sorotan pada hari Rabu.
Bloomberg melaporkan Rabu pagi bahwa AS dan China menyetujui kesepakatan awal tentang cara menerapkan konsensus yang dicapai kedua belah pihak di Jenewa. Para negosiator AS menyatakan bahwa mereka "benar-benar berharap" bahwa masalah seputar pengiriman mineral tanah jarang dan magnet akan diselesaikan dengan penerapan kerangka kerja, meskipun rincian lengkap dari kesepakatan mereka belum tersedia saat ini. Para analis memperkirakan kesepakatan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia dapat menopang harga WTI dengan mendorong pertumbuhan ekonomi global dan meningkatkan permintaan minyak.
Laporan mingguan American Petroleum Institute (API) menunjukkan stok minyak mentah di AS untuk minggu yang berakhir pada 6 Juni turun sebanyak 370.000 barel, dibandingkan dengan penurunan sebanyak 3,3 juta barel pada minggu sebelumnya. Konsensus pasar memperkirakan bahwa stok akan meningkat sebanyak 700.000 barel.
Di sisi lain, Iran mengatakan akan segera mengajukan usulan balasan untuk kesepakatan nuklir sebagai tanggapan atas tawaran AS yang menurut Teheran "tidak dapat diterima," menurut Reuters. Setiap tanda pelonggaran sanksi AS terhadap Teheran akan memungkinkan Iran mengekspor lebih banyak minyak, yang mungkin akan membatasi kenaikan harga minyak mentah.
Di sisi lain, Iran mengatakan akan segera mengajukan usulan balasan untuk kesepakatan nuklir sebagai tanggapan atas tawaran AS yang menurut Teheran "tidak dapat diterima," menurut Reuters. Setiap tanda pelonggaran sanksi AS terhadap Teheran akan memungkinkan Iran mengekspor lebih banyak minyak, yang mungkin akan membatasi kenaikan harga minyak mentah.
Share this Post



